Lima Catatan Keprihatinan Beliadi Selama Reses Masa Sidang I DPRD Prov. Kep. Babel di Beltim

by -
Lima Catatan Keprihatinan Beliadi Selama Reses Masa Sidang I DPRD Prov. Kep. Babel di Beltim
Anggota DPRD Prov. Kep Babel, Beliadi, S.IP, (barisan depan - empat dari kiri) dalam kegiatan Reses Masa Sidang I pada salah satu sekolah di Belitung Timur.

politics.belitongekspres.co.id, BELITUNG TIMUR – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Beliadi, S.IP, memiliki beberapa catatan selama melakukan Reses Masa Sidang I Tahun 2020 di beberapa desa dan sekolah (SMK dan SMA) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Beliadi, atau Politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Beli ini mengaku prihatin setelah mengunjungi masyarakat di desa-desa dan sekolah-sekolah di Beltim.

Lebih jauh Beli mengaku kecewa dengan kinerja eksekutif dan legislatif Provinsi Babel (priode 2014 – 2019). Meski berada nun jauh di pelosok, bukan berarti Beltim ini harus termarginalkan dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lainnya di Provinsi Kepulauan Babel.

“Entah di mana dinas terkait dan anggota dewan priode sebelum ini (Anggota DPRD Provinsi 2014 – 2019). Seakan Beltim ini bukan bagian dari wilayah administratif Pemprov Babel. Sehingga seakan-akan akan sangat termarginalkan dibandingkan dengan kabupaten lain yang ada di Babel,” ujarnya.

Beberapa unek-unek masyarakat yang berhasil dirangkum Beli antara lain:

Pertama, nelayan masih harus memanggul ikan dari tepian pantai ke darat yang berjarak 300 meter. Uneg-uneg ini disampaikan nelayan dengan alasan perahu mereka tidak bisa bersandar, karena tempat labuh yang dangkal.

Kedua, PPI (Pangkalan Pendaratan Ikan) dengan nelayan sekitar 2000 orang, namun tidak memiliki pabrik es. Padahal di situ ada pabrik es milik Pemprov Babel yang rusak karena banjir dan tidak diperbaiki sampai sekarang. Padahal, es merupakan salah satu kebutuhan primer bagi nelayan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *